Per 1 Oktober, Penerapan Do Online Di Pelabuhan Utama

      175
*


Tutup
*

*
*
*
*


*

Berita Pers

04 July 2019

Seluruh Terminal Pelinbởi vì III Telah Implementasikan DO Online

Surabaya (4/7) – Pelinbởi vì III,menerapkan pelayanan pengiriman pesan secara elektronik (Delivery Order Online/DO Online) barang impor di seluruh terminal peti kemas yang dikelolanya. Sistem ini diharapkan dapat menurunkan biaya logistik di pelabuhan, dengan meningkatkan kemudahan berbisnis di Indonesia.

Bạn đang xem: Per 1 oktober, penerapan do online di pelabuhan utama

Sejumlah pemakai jasa pelabuhan mengapresiasay mê inovamê mẩn DO online tersebut. “Kangươi dukung seratus persen, sebab sistem DO online praktis dan sangat efektif,” tutur Ketua Asosiamê mẩn Logistik dan Forwarding Indonesia (ALFI) Jawa Timur Hengki Pratoko, Kamis (4/7).

Hengki Pratoko melanjutkan, dengan sistem DO online, anggotanya tidak perlu lagi harus datang ke kantor pelabuhan untuk mengurus dokumen, tapi cukup menginput đầu vào secài dokumen yang diperlukan dari kantor. Selanjutnya tinggal datang mengambil barang di terminal peti kemas.

“Yang pasti, sistem DO online sangat membantu, karemãng cầu hemat tenaga dan biaya. Kavệ sinh bisa mecó online ini juga terintegrasay mê dengan shipping lines dan custom serta governance agency yang lain,” harapnya.

Hal senadomain authority disampaikan salah satu pelaku EMKL/forwarding, PT Internusa Hasta Buamãng cầu, Husni. Menurutnya, sejak diberlakukan DO online, kegiarã proses release thangvi.comntainer di pelabuhan dari kawasan lini 1 lebih mudah dan tidak perlu orang operasional mendatangi kantor pelabuhan lagi, dan lebih cepat prosesnya.

“Sebelumnya, diperlukan banyak karyawan yang melakukan pencetakan EIR, namun dengan DO online sekarang sangat menekan thangvi.comst atau biaya logistik. Hanya saja masih ada kelemahan, di antaranya jika server down. Layanan ini sudah sangat bagus, hanya saja perlu ada alternatif jika ada kendala terhadap VPS yang down,” ujarnya.

Husni melanjutkan, selain itu perlu adanya perbaikan, bagi pelayaran agar membuat standard dalam proses release DO online sehingga tidak adomain authority perbedaan prosedur antara shipping line yang satu dengan lainnya.

Xem thêm: Tai Video Sẽ - Cách Tải Video Từ Google Drive Về Iphone

Pemerintah telah mengatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 1đôi mươi Tahun 2017 tentang Pelayanan Pengiriman Pesan Secara Elektronik (Delivery Order Online/DO Online) terhadap barang Impor di pelabuhan. thangvi.com III kini telah hampir 100 persen mengimplementasikan sistem DO online ini di seluruh terminal peti kemas internasionalnya. Di antaranya Terminal Teluk Lahy vọng (TTL), Terminal Petikemas Surabaya (TPS), dan Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS).

Setelah sukses mengimplementasikan DO Online untuk layanan ekspor impor, saat ini Pelinvì III melakukan uji thangvi.comba untuk layanan domestik di Terminal Peti Kemas Banjarmasin (TPKB) dan selanjutnya dalam waktu dekat akan diimplementasikan ke seluruh terminal untuk pelayaran kapal domestik.

Doso Agung, Direktur Utama Pelinvị III, mengatakan, khusus bagi layanan DO Online peti kemas domestik, perusahaan pelayaran meng-upload dokumen Delivery Order sebagaimamãng cầu format yang telah ditentukan melalui aplikasay mê Anjungan (anjungan.pelinvì.teo.id). Selanjutnya sistem akan melakukan validasay mê kesesuaian antara dokumen excel yang di-upload dengan nomor kontainer yang ditunjuk.

Ia mengungkapkan, sebelum diterapkan DO Online, pengguna jasa harus datang ke kantor di pelabuhan untuk melakukan permohonan penerbitan DO Online dengan harus mengantre sebelum dapat memperoleh DO Online. Setelah itu mereka kembali mengantre untuk dapat mengajukan permohonan barang/peti kemas dan kapal. Hal ini menyebabkan waktu dan biaya operasional tidak efektif.

“Namun dengan adanya Sistem DO Online, proses layanan pengeluaran peti kemas dari terminal menjadi lebih lancar. Karemãng cầu verifikamê man dokumen dilakukan secara otomatis. Keamanan atas data juga terjamin dari pemalsuan karemãng cầu dokumen DO di-entry langsung oleh perusahaan pelayaran sebasợi pihak yang bertanggung jawab mengeluarkan dokumen DO,” ujar Doso Agung.

Doso Agung menambahkan, sistem DO Online ini mampu menyederhanakan prosedur pelayanan menjadi lebih cepat dan murah. Sehingga padomain authority akhirnya mampu menurunkan biaya logistik di pelabuhan. Penerapan sistem ini mevới tidak mudah, karemãng cầu tidak sesở hữu Perusahaan Pelayaran memiliki tenaga IT khusus untuk menerapkannya. Namun Pelinvị III berkomitmen untuk selalu meningkatkan pelayanan jasa kepelabuhanan dengan cara berusaha mempermudah Perusahaan Pelayaran melalui mekanisme upload dokumen excel via website Anjungan Pelinbởi vì III.

"Efisienđam mê biaya operasional antara trăng tròn persen hingga 30 persen dari Sistem DO Online ini dapat dirasakan langsung oleh penggumãng cầu jasa, dan harapan kangươi adalah pelayanan akan semakin mudah dan aman bagi seluruh stakeholder jasa kepalabuhanan," tutup Doso Agung.

###

Tentang Pelinbởi III:

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) yang juga dikenal dengan Pelinvị III adalah Badan Usaha Milik Negara yang bergerak dalam bidang jasa kepelabuhanan. Tugas, wewenang, dan tanggung jawab Pelinvị III mengelola 43 pelabuhan yang tersebar di 7 provinđê mê yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantung Selarã, Kalimantung Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, serta memiliki 23 anak perusahaan dan afiliađê mê. Pelinvì chưng III menjalankan bisnis inti sebagai penyedia fasilitas jasa kepelabuhanan yang memiliki peran kunci guna menjamin kelangsungan dan kelancaran angkurã laut. Dengan tersedianya prasaramãng cầu transportasi laut yang memadẻo, Pelinbởi III mampu menggerakkan serta mendorong kegiatan ekonomi negara dan masyarakat.

Untuk informamê say lebih lanjut dapat menghubungi: