Cara membuat kpi sales dan marketing

      140

KPI atau Key Performance Indicator pada marketing merupakan alat ukur untuk mengetahui kesuksesan pencapaian target sebuah perusahaan.

Bạn đang xem: Cara membuat kpi sales dan marketing

Untuk mengukur KPI bisa dilakukan dengan periode harian, mingguan, dan bahkan bulanan. Menggunakan KPI sangat penting karena bisa meningkatkan performa dari karyawan yang tentunya bisa membantu perusahaan mencapai tujuannya.

Tim marketing juga memerlukan KPI agar penjualan bisa selalu meningkat. Berikut ini thangvi.com rangkumkan KPI yang tepat untuk diterapkan pada tim marketing.

8 Jenis Key Performance Indicators untuk Pemasaran


*

1. Sales Revenue

Sales revenue atau pendapatan dari hasil penjualan tentunya adalah hal yang sangat penting bagi tim marketing. Semakin banyaknya penjualan otomatis bisa meningkatkan keuntungan perusahaan.

Sales revenue sendiri menjadi acuan dari efektif atau tidaknya program pemasaran yang sudah dijalankan. Untuk itulah sales revenue pada KPI marketing merupakan aspek penting dan perlu diterapkan untuk tim marketing.

Menggunakan KPI marketing ini akan memudahkan perusahaan untuk mengukur kemajuan bisnis dalam menghasilkan pendapatan.

Selain itu, juga bisa menunjukkan performa secara keseluruhan, mulai dari jumlah pendapatan, performa tim, dan performa individu.

2. Sales Volume

Sales volume mengacu pada seberapa banyaknya produk, unit, atau barang yang sudah berhasil terjual. KPI dari sales volume ini hasilnya bisa terlihat dengan jelas karena acuannya berdasarkan seberapa banyak item yang sudah dijual.

3. CPL (Cost per Lead)

Cost per Lead atau biaya per lead ini sangat berguna jika perusahaan menggunakan cara pemasaran secara online. Di era serba digital ini memang memudahkan untuk promosi lewat internet.

CPL sangat memungkinkan untuk mengukur efektivitas dari biaya kampanye pemasaran yang dilakukan secara online seperti pada Google Ads atau iklan di media sosial.

Baca Juga: Mengenal Google AdSense dan Bagaimana Caranya Bekerja

4. Customer Retention

Customer retention dapat mengukur seberapa efektif bisnis dari perusahaan yang bisa mempertahankan pelanggan dalam jangka panjang.

Memiliki pelanggan yang loyal tentunya sangat diharapkan oleh setiap perusahaan. Menjaring pelanggan baru juga cukup tidak mudah.

Sehingga mempertahankan pelanggan lama sangat perlu dilakukan. Dengan implementasi aspek ini di dalam KPI marketing, kamu bisa mengetahui apakah promosi pemasaran yang dilakukan efektif atau tidak dalam mempertahankan pelanggan lama.

5. Marketing ROI (Return on Investment)

Setiap perusahaan tentu ingin menghasilkan banyak keuntungan dari investasi yang dilakukannya.

Xem thêm: Kinh Nghiệm Đi Chợ Hạnh Thông Tây Mở Cửa Lúc Mấy Giờ, Chợ Hạnh Thông Tây

Marketing ROI memungkinkan perusahaan untuk mengukur seberapa banyak pendapatan yang dihasilkan dari kampanye pemasaran.

Hal itu juga bisa dibandingkan dengan jumlah biaya yang dikeluarkan, ROI disebut sebagai KPI marketing paling penting untuk dipantau dan dinilai.

6. Cost Customer Acquisition (CAC)

Cost Customer Acquisition merupakan biaya yang dikeluarkan terkait upaya untuk meyakinkan calon pelanggan untuk membeli produk yang ditawarkan.

Biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan ini tidak hanya untuk meyakinkan calon pelanggan saja, tapi juga biaya penelitian, produksi, hingga pemasaran.

Saat mengetahui seberapa banyak biaya yang perlu dikeluarkan untuk meyakinkan pelanggan, tentunya hal itu dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk membuat strategi pemasaran yang lebih efektif.

Baca Juga: Customer Engagement: Pengertian, Cara Mengukur, dan Penerapannya

7. MQL (Marketing Qualified Lead)

Marketing Qualified Leads merupakan prospek yang sudah dikualifikasi oleh tim marketing dan dibentuk ke dalam kategori-kategori khusus.

Hasil prospek itu kemudian akan diserahkan kepada tim sales untuk dijangkau oleh mereka. Setelah itu, tim sales akan menjangkau calon pelanggan itu seperti melalui pengiriman formulir.

Tugas marketing pun akan berhenti di situ dan akan diteruskan oleh tim sales.

8. SQL (Sales Qualified Leads)

Sales Qualified Leads adalah prospek calon pelanggan potensial yang telah dikualifikasi oleh tim marketing yang menjadi peluang penjualan.

KPI marketing SQL sangat diperlukan karena bisa mengetahui seberapa banyak calon pelanggan yang potensial yang berhasil dikonversi dan akhirnya menjadi pelanggan.

Hal ini merupakan indikator penting yang bisa menunjukkan performa dari tim marketing. Data dari SQL ini juga bisa membantu tim penjualan untuk mencapai potensi terbaiknya.

Baca Juga: Pengaruh After Sales Service dalam Hubungan Bisnis

KPI memang sangat penting untuk diterapkan dalam perusahaan maupun tim marketing. Dengan menerapkan KPI maka akan lebih mudah untuk mengevaluasi kinerja setiap karyawan.

Selain itu melihat pertumbuhan bisnis juga lebih mudah dilakukan dengan menerapkan sistem KPI. Jadi buat kamu yang berprofesi sebagai marketer, sebaiknya terus asah kemampuan dan lakukan yang terbaik agar performa bisa terus meningkat ya.

Begitulah penjelasan tentang KPI marketing, jika kamu tertarik dengan pekerjaan seputar pemasaran, sales atau bisnis, kunjungi thangvi.com dan sign up!